oleh

Pencabutan Nomor Urut Paslon Tertutup Untuk Jurnalis

PASANGKAYU, Penarakyatku.com– Entah aturan dari mana insan pers tidak diperbolehkan masuk meliput, khususnya di kegiatan pencabutan nomor urut Pasangan Calon ( Paslon) Pilkada Pasangkayu.

Giat pencabutan nomor urut yang dilaksanakan oleh KPU Pasangkayu dan berlangsung di salah satu Aula Hotel di kota Pasangkayu tersebut, para awak media hanya boleh menyaksikan kegiatan dari luar pagar hotel.

Hal itu berbeda di daerah lain yang justru membolehkan masuk media meliput kegiatan penetapan nomor urut Paslon bupati dan wakil bupati kabupaten Pasangkayu.

Beberapa wartawan pun mempertanyakan persoalan tersebut alasan larangan liputan, sebab bila alasannya untuk memutus mata rantai penularan covid-19 bagaimana daerah lainnya yang masuk dalam zona merah.

Sementara sebelum kegiatan berlangsung, salah satu komisioner KPU Pasangkayu, Heriyansah saat ditanya apakah awak media bisa masuk meliput atau tidak, ia mengatakan, yang penting tetap patuh pada protokol Covid-19.

” Tidak ada yg mengatur soal media, tapi mungkin harus tertib. Silahkan saja merapat dulu, Tapi ingat, tetap patuh pada protokol Covid-19,” ujar Heriyansah, Kamis, 24 September.

Sementara salah seorang wartawan, Aspar mengatakan, apa yang mau diberitakan terkait pencabutan nomor urut Paslon ini, kalau awak media tidak diperbolehkan masuk meliput.

” Seandainya saya tahu dari awal bahwa wartawan tidak boleh masuk meliput, saya tidak akan datang ditempat pencabutan nomor urut ini, buang – buang waktu saja,” ketus Aspar. (as/pr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed