oleh

Sekkab Firman, Buka Kegiatan Sosialisasi Aplikasi Apapo

Advertorial//PASANGKAYU, Penarakyatku.com — Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Mamuju, Kemenkumham wilayah Sulbar, menggelar sosialisasi Aplikasi Pendaftaran Antrian Paspor Online (APAPO) dan layanan Eazy Passport. Berlangsung disalah satu aula hotel di Pasangkayu, Rabu, 12 Agustus.

Kegiatan itu dibuka oleh Sekkab Pasangkayu Firman mewakili Bupati Agus Ambo Djiwa. Hadir Kadiv Imigrasi Kemenkumham Sulbar Wishnu Daru Fajar dan Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Imigrasi Mamuju Moh. Machdi Cahyadi.

Kadiv Imigrasi Kanwil Kemenkumham Sulbar, Wishnu Daru Fajar, yang didampingi Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Imigrasi Mamuju, Moh. Machdi Cahyadi, menjelaskan, kegiatan ini merupakan upaya kantor Imigrasi Mamuju dalam memperkenalkan APAPO, guna mempermudah pemohon paspor, terutama yang jauh dari Mamuju.

” Ini merupakan inovasi baru sebagai bentuk upaya jemput bola yakni dengan menghampiri kantong-kantong pemohon paspor yang ada, baik di perumahan, komunitas atau pun kantor-kantor pemerintahan”, terang Wisnu Daru Jafar.

Ketfot.
Kadiv Imigrasi Kanwil Kemenkumham Sulbar, Wishnu Daru Fajar, saat memberikan cenderamata kepada Sekkab Pasangkayu, Firman.

Lebih jauh ia menjelaskan, bahwa untuk permohonan Eazy Paspor dilakukan melalui surat, kemudian akan dilakukan pendaftaran, penjadwalan dan input datanya secara online oleh pihak imigrasi.

“Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas, kami memberikan keluasan kepada masyarakat untuk memilih waktu, hari dan kantor imigrasi mana yang diinginkan untuk melayani mereka,” jelas Wishnu Daru Fajar.

Pihaknya juga berharap, agar masyarakat semakin memanfaatkan teknologi informasi yang telah diluncurkan.

“Upaya ini juga menghindari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Sebab, dengan modul pendataftaran secara online ini, akan mengurangi pertemuan antara pemohon paspor dengan petugas imigrasi,” jelasnya.

Sekkab Firman mengaku mengapresiasi dan amat merespon kegiatan tersebut. Mengingat Pemkab Pasangkayu memiliki program umrah gratis bagi warganya. Dengan APAPO pengurusan paspor bagi peserta umrah bisa semakin mudah.

” Minat warga Pasangkayu untuk menjalankan ibadah umrah pun begitu tinggi. Saya harap program ini berkelanjutan, agar warga Pasangkayu tidak repot lagi ke Mamuju untuk mendapatkan paspor” harapnya.

Lebih jauh ia menyebut, hadirnya APAPO di lingkup kantor Imigrasi merupakan bentuk respon terhadap perkembangan teknologi informasi saat ini. Terlebih dimasa Pandemi yang menuntut aktifitas semuanya dilakukan secara online.

” Transformasi digital bukan lagi pilihan tapi merupakan keharusan. Semua lembaga harus siap menerapkan, jika tidak dia akan tersisih. Pemkab Pasangkayu pun sudah tiga tahun terakhir telah menerapkan pelayanan berbasis elektronik,” pungkasnya. (as/pr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed