oleh

Kasus Positif Baru, Pernah Singgah Di Pontanakayang

PASANGKAYU, Penarakyatku.com — Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Pasangkayu, sempat berkurang karena Lima orang dinyatakan sembuh, dan tinggal Satu orang Isolasi mandiri.

Namun pada hari Sabtu, 16 Mei, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasangkayu, menerima hasil swab, salah seorang petani di desa Pedanda, kecamatan Pedongga, yang berinisial SP (37) berjenis kelamin laki-laki, dinyatakan positif mengidap Corona virus.

” Dari delapan orang yang kami kirim untuk di Swab tes, hanya satu orang yang positif,” terang Kepala Dinkes Pasangkayu, Samhari, Sabtu, 16 Mei.

Lanjut Samhari, sekarang yang bersangkutan tengah menjalani karantina dan perawatan di rumah sakit Pasangkayu, di desa Ako, kecamatan Pasangkayu.

Sementara juru bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Pasangkayu, Suri Fitriah mengatakan, dengan adanya tambahan 1 kasus positif baru sehingga secara akumulatif di Kabupaten Pasangkayu kasus yang sudah terkonfirmasi berjumlah 2 kasus positif covid-19.

Kata Suri, sebelumnya SP pernah mengikuti Ijtima Jamaah Tabligh di Gowa, Sulsel. Kemudian pada tanggal 18 Maret yang bersangkutan, berangkat dari Makassar menuju Kabupaten Pasangkayu

” Dalam perjalanan pulang, yang bersangkutan singgah di Topoyo, Mamuju Tengah pada tanggal 20 Maret 2020 dan berkunjung di desa Pontanakayang pada tanggal 23 hingga 24 Maret 2020. Dari keterangan pasien, diakuinya pasien meninggalkan Pontanakayang tanggal 24 Maret 2020 menuju ke Desa Pedanda,” jelas Suri Fitriah.

Desa Pontanakayang adalah desa dengan jumlah kasus positif terbanyak di Sulawesi Barat, dengan total 35 orang.

Lanjut, sejak tanggal 27 Maret, Tim Gugus Tugas Covid-19 baik kecamatan Pedongga dan Kabupaten Pasangkayu melakukan pemantauan pertama, setelah dilakukan skrining, pasien mengalami demam, batuk dan pilek.

“Dalam perjalanan pemantauan, kondisi pasien sempat berangsur-angsur membaik hingga masa isolasi selama 14 hari berakhir,” tutur Suri.

Pada tanggal 7 April 2020, kata Suri, Tim Gugus Tugas melakukan pemeriksaan rapid test pertama kepada pasien dan memperoleh hasil negatif. Kemudian, pada 10 Mei kemarin, Tim Gugus Tugas kembali melakukan pemeriksaan rapid test kedua dan hasil menunjukkan Positif. Sehingga, pada tanggal 12 hingga 13 Mei, Tim Gugus Tugas melakukan swab test kepada pasien.

” Dari hasil tracking yang dilakukan tim, diketahui yang bersangkutan sudah dilakukan Rapid test kedua pada 10 Mei dengan hasil positif dan hasil Swab Test pada Sabtu, 16 Mei hari ini juga positif,” jelasnya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfo Pers) menghimbau, dengan kembali bertambahnya kasus positif di Pasangkayu, ia mengajak masyarakat agar tidak panik secara berlebihan.

” Kami Pemda Pasangkayu tidak henti-hentinya mengajak masyarakat agar tetap disiplin. Mari tingkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan pemerintah. Saya minta masyarakat agar tetap tenang agar imun tubuh terjaga, namun dengan adanya kasus ini agar masyarakat lebih waspada dan disiplin dalam mengikuti protokol kesehatan,” harapnya. (as/pr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed