oleh

Semi LockDown Perbatasan, Menunggu Arahan Pemerintah Pusat

PASANGKAYU, Penarakyatku.com — Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa, telah mengeluarkan surat keputusan, untuk menutup perbatasan dengan Kabupaten Mamuju Tengah, Sulbar di desa Benggaulu, Kecamatan Dapurang.

Penutupan ini dilakukan, untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid -19 serta penumpukan kendaraan dan masyarakat di satu titik dalam wilayah Pasangkayu, karena kebijakan rekayasa Lalulintas terlebih dahulu Pemprov Sulawesi Tengah mengambil keputusan, dimana akan menutup semua daerah perbatasan, termasuk dengan Sulawesi Barat.

Untuk di Sulbar, perbatasan jalur lintas provinsi di desa Sarude, kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu dengan desa Surumana, kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, akan ditutup, mulai pukul 22.00 – 06.00 wita. Dan akan dibuka kembali, mulai pukul 06.00-22.00 wita.

Sementara Pemkab Pasangkayu, telah mengambil keputusan, perbatasan dengan Kabupaten Mamuju Tengah, akan ditutup mulai pukul 19.00-03.00 wita. Dan akan dibuka lagi dari pukul 03.00-19.00 wita.

Namun keputusan yang sifatnya Semi LockDown atau sementara hanya sementara waktu, belum bisa diberlakukan. Karena adanya instruksi dari pemerintah pusat, untuk menundanya.

” Belum ditutup perbatasan ini malam, karena ada instruksi dari pemerintah pusat untuk mempertimbangkan kembali keputusan yang diambil. Tapi semua petugas sudah stay di dua titik perbatasan,” terang Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian Kabupaten Pasangkayu, Suri Fitriah, Rabu, 25 Maret.

Katanya, untuk memberlakukan keputusan bupati tersebut, menunggu arahan dan keputusan dari pemerintah pusat.

” Masih mau di bicarakan lebih lanjut antar propinsi karen perlu dipertimbangkan resiko resiko yang terjadi, sambil menunggu arahan dari pemerintah pusat. Tapi pemeriksaan awal dan kondisi pelintas terus dipantau dari setiap pintu masuk perbatasan,” pungkasnya. (as/pr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed