oleh

GTT Dan PTT Datangi DPRD Sulbar

Ketfot.
Perwakilan pengunjuk rasa dari GTT, PTT dan Mahasiswa, saat melakukan dialog dengan DPRD Sulbar, di ruang Aspirasi.

MAMUJU, Penarakyatku.com — Sejumlah Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) se- Provinsi Sulawesi Barat bergabung dengan sejumlah organisasi Mahasiswa, menggelar aksi unjukrasa di DPRD Sulbar, Selasa, 15 Januari.

Mereka mendatangi kantor DPRD Provinsi Sulbar guna menyampaikan sejumlah tuntutan, sekaligus menagih janji penyelesaian atas masalah yang dihadapi.

Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Guru GTT dan PTT secara bergantian menyampaikan orasinya.

Koordinator lapangan (Korlap), Ahyar, meminta DPRD Sulbar menyahuti lanjutan aksii tanggal 9 Januari 2019 lalu. Yaitu tentang usulan pencabutan Pergub tentang BOMDA.

Dia juga meminta Pemprov Sulbar agar segera membayarkan gaji GTT dan PTT yang masih tersisa 5 bulan pada tahun 2018. Sesuai dengan SK yang mereka miliki terhitung selama satu tahun.

Mereka menegaskan, Jika tuntutan tidak diakomodir, akan dilaporkan secara hukum. Sesuai dengan pelanggaran yang dilakulan.

“Kami minta DPRD Sulbar untuk menghadirkan sejumlah pejabat penting dalam pertemuan ini. Yakni Sekprov Sulbar, DPRD Sulbar, BPK, BKD, pihak Kejaksaan dan perwakilan KPK Sulbar serta Komisi Informasi Publik (KIP) Sulbar,” tegas Ahyar dengan suara lantang. (tim/pr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed